Aksesoris Jalan Tanpa Makna?

Topics: , , , , ,

Suasana di sebuah jalan di Cikarang

Suasana di sebuah jalan di Cikarang

Setelah beberapa waktu yang lalu saya menunjukkan foto dengan objek rambu lalu lintas dilarang berhenti di dekat jalan tol, kali ini saya menemukan rambu serupa di lokasi lain. Dan pemandangannya pun tidak jauh beda, ada angkot yang dengan santainya berhenti menaikkan atau ngetem menunggu penumpang.

Padahal….ada rambu lalu lintas yang jelas-jelas terpampang di situ menyatakan dilarang berhenti/stop dengan simbol huruf S dicoret. Dan jangan dipandang enteng rambu di sini. Ada 3 buah rambu yang sama! Rupanya DLLAJR wilayah Cikarang (atau apapun instansi yang mengurusi pengadaan rambu lalu lintas) sangat royal, di lokasi ini tidak cukup satu letter S dicoret. Satu S, dua S, tiga S!

Tapi rambu sebanyak itu, masih belum cukup untuk menyadarkan pengguna lalu lintas untuk mematuhinya. Bahkan saya yakin, kalaupun dipasang 1 lagi atau bahkan 2 lagi rambu yang sama, tetap saja angkot-angkot akan berhenti ngetem di lokasi itu.

tripel s

Hanya menjadi sebatas aksesoris jalan tanpa makna

Bagaimana caranya memperbaiki kondisi ini? Kelihatannya susah!

CP, Des 2009

http://harihari-ceppi.blogspot.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>