Mulai beberapa hari yang lalu, stasiun TV digital …
Comment posted on Mencoba Menikmati Siaran TV Digital di Cikarang by ceppi
Mulai beberapa hari yang lalu, stasiun TV digital yang siarannya diterima sudah menjadi 12, meskipun sebagian siarannya hanya ada sampai jam 9 atau 10 malam. TVRI pun sudah muncul, ada 2 malah, TVRI 1 dan TVRI 2. Ditambah ada stasiun TV yang tidak kita peroleh di siaran analog, yaitu TV TELKOM dan TV EDUKASI.
ceppi also commented
- @Luky: Masalahnya mereka masih uji coba. Nggak tahu dalam beberapa bulan lagi, mungkin mereka akan memperpanjang jam uji cobanya.
Sementara ini, kalau tidak ada siaran digital, kita bisa balik ke siaran analog.
- @Bustomi: wah, anak2 sudah betah dengan gambar tv-nya Mas! Ke rumah aja kalau mau lihat..:)
@Erie: Yang saya punya, gratis dari depkominfo. Sayangnya, kabarnya yang dibagikan gratis hanya sedikit, hanya dalam hitungan ribuan.
Katanya, produsen dalam negeri sudah ada yang buat: PT INTI, Polytron dan Akari. Harga alatnya berkisar 300 – 400 rb. Coba saja di toko2 elektronik di Cikarang atau di proyek, barangkali ada.
Recent comments by ceppi
- “Romy Rafael” beraksi di Cikarang Baru
Kejadiannya hari Sabtu tanggal 21 Agustus kemarin bukan?
Nanti saya bantu sebarkan ke komunitas Cikarang Baru, supaya warga menjadi lebih hati-hati.
Tahun lalu juga teman sekamar teman saya pada saat membawa sepeda motor dihipnotis seorang Bapak-bapak di depan Wisma Mattel, dan akhirnya motornya dibawa pergi.
- Pakai HP di larang ?
Dilarang juga, kalau lagi mengemudikan kendaraan bukan?
Apalagi tanpa handsfree, apalagi sambil sms-an!
Membahayakan diri sendiri, membahayakan juga orang lain.
- Shalawat Tarhim dan Kenangan Subuh Yang Bergema dari Masa Lalu
Terima kasih sharingnya Pak Amril, juga terima kasih kepada Pak Ananto yang telah memunculkan kembali shalawat yang hampir terlupakan ini.
Shalawat dan salam semoga selalu tercurahkan pada junjungan kita Nabi Muhammad SAW…
- Mengapa Pasar Bersih ???
Saya melihatnya dari sisi konsumen.
Kalau tidak salah, pasar roxy yang sekarang, awalnya juga diproyeksikan sebagai pasar bersih. Namun dalam perkembangannya, saya berani nilai bahwa upaya itu tidak berhasil.
Sebagai pasar tradisional, pasar roxy sudah lumayan kondisinya, dengan tidak becek dan semrawut. Tetapi dari segi kenyamanan dan kebersihan, itu masih jauh. Ditambah lagi kios-kios kosong yang membuat suasana menjadi gelap, sedikit kumuh dan sedikit mengkhawatirkan masalah keamanan pengunjungnya.
Apa yang ditawarkan Pasar Bersih ini, supaya benar-benar terwujud sebagai pasar yang bersih, nyaman, dan aman?
Dan apakah sudah diperhitungkan kekuatan pasar dalam menyerapnya, dengan perhitungan bahwa di bagian depan sudah ada pasar roxy, di belakang ada pasar tegaldanas, dan di dalam perumahan ada pasar-pasar kecil yang sudah punya konsumennya masing2? Jadi orang yang membeli kios atau lapak, tidak sia-sia berinvestasi, karena usahanya punya konsumen yang pasti.
Salam,
- Jalur yang ditinggalkan…
Ini adalah ekses dari sebuah pembangunan!
Saya pun merasakan hal yang sama pada saat pergi ke Bandung melewati jalur Puncak. Dari mulai pertigaan Gadog hingga Cipanas, kemacetan dan kepadatan lalu lintas yang kita rasakan. Namun, selepas Cipanas, yang kita lihat adalah jalanan yang sepi dan tempat-tempat usaha yang kosong tanpa pengunjung, dengan sebagian di antaranya sudah mati.
Cianjur yang dulunya selalu ramai dan menjadi kota perlintasan arus kendaraan dari Jakarta menuju Bandung dan sebaliknya, serta terkenal dengan oleh-oleh manisannya, kini terasa sepi, lengang, dan pucat bagaikan kehilangan ruhnya. Para pengusaha kuliner yang dulunya sering panen pada saat weekend, sekarang menanti dengah harap-harap cemas kendaraan-kendaraan yang lewat di depan tempat usaha mereka. Sedikit yang melintas, dan sangat sedikit yang mampir.
Apakah pemerintah dan pengembang jalan tol itu sudah memperhitungkan hal seperti ini?
Kemungkinan besar tidak! Pikir mereka, yang penting modal segera kembali, jalan tol yang mereka bangun selalu dipenuhi oleh kendaraan. Perkara banyak pengusaha daerah yang gulung tikar karena ditinggalkan oleh para pengguna jalan karena beralih ke jalan tol, bukan urusan mereka.
Komentar di Komunitas Blogger Cikarang
Posted by
admin
on Dec 21st, 2009 and filed under .
You can follow any responses to this entry through the
RSS 2.0.
Both comments and pings are currently closed.
Boleh pinjem nih kayaknya… heheheh
KK harganya berapa Digital BOXnya?
Boleh tau ga?
N dimana bisa beli?
@Bustomi: wah, anak2 sudah betah dengan gambar tv-nya Mas! Ke rumah aja kalau mau lihat..:)
@Erie: Yang saya punya, gratis dari depkominfo. Sayangnya, kabarnya yang dibagikan gratis hanya sedikit, hanya dalam hitungan ribuan.
Katanya, produsen dalam negeri sudah ada yang buat: PT INTI, Polytron dan Akari. Harga alatnya berkisar 300 – 400 rb. Coba saja di toko2 elektronik di Cikarang atau di proyek, barangkali ada.
Mulai beberapa hari yang lalu, stasiun TV digital yang siarannya diterima sudah menjadi 12, meskipun sebagian siarannya hanya ada sampai jam 9 atau 10 malam. TVRI pun sudah muncul, ada 2 malah, TVRI 1 dan TVRI 2. Ditambah ada stasiun TV yang tidak kita peroleh di siaran analog, yaitu TV TELKOM dan TV EDUKASI.
sayang donk cm sampai jam 10 mlm, abis kerja jam 12 mlm gak bisa nonton tv dong….
@Luky: Masalahnya mereka masih uji coba. Nggak tahu dalam beberapa bulan lagi, mungkin mereka akan memperpanjang jam uji cobanya.
Sementara ini, kalau tidak ada siaran digital, kita bisa balik ke siaran analog.
kalaw daerah ciawi bogor dah dapet belum sinyalnya, bagi yang sudah mencoba minta pencerahanya dong……….
bagi yang pengin menikmati siaran uji coba tv digital ,beli set box nya di toko 2 komputer harco mangga dua dah ada koq, namanya tv tuner untuk LCD harganya sekitar 240 – 285 ribu ….merk nya gadmei atau advance ( bukan promo lho ) aq dah coba …..ternyata gambarnya bening ………
Saya di kosambi (Karawang timur) sudah coba, dapat 6 channel, kadang2 dapat 12 channel. Temen saya di daerah purwasari cikampek jg sudah coba & dapat siarannya.
Beli alat di harco glodok, tapi kemarin lihat di Electronic city Giant Bekasi ada tuh, merk Polytron harga 400rb-an, di carefour juga ada (kata adik saya) tetapi cepat habis.
kalau berminat, bisa pesan lewat saya (nanti kalau kebetulan main ke jakarta di beliin) atau mau gantiin punya adik saya, dia beli Polytron, berhubung dia sekarang langganan internet first media + TV kabel jadi Set Top Box-nya ga kepake dech, jika berminat pm aja di ddamoto@yahoo.co.uk
kalau mau silahkan email ke rumilanvar@yahoo.com
tersedia utk PC/Laptop & TV juga ada
cikarang aja dapat, harus nya pondok gede dapat juga ya mas? masih ragu mo nyoba (beli) takut tar barangnya nganggur dirumah kalau ga dapat sinyal
halowww….wahh jd bener tuhh siaran iklan si azizz dengan jangkriknya???
jadi siaran digital itu masih percobaan ya? nah perlu pake antenna gak tuh?
nah nanya lagi , kalo pasang parabola bisa dapet siaran digital?
sekian dan terimakasih
sangat memuaskan menyaksikan siaran tv lokal dngan sistem digital, kenapa saat enaknya menikmati siaran digital HILANG begitu saga bagai ditelan bumi? ada yang tahu? tlong jelasin dong
Mas, tolong kalo udah banyak yang siaran digital lagi aku dikabari.
siaran televisi digital HILANG…pemerintah tidak konsisten?…
hai mau tanya nih,terima pemasangan antena parabola ga? lokasi di lippo cikarang,antena nya sdh ada tapi blm di pasang’n ongkos nya sabaraha? thanks ya
Bos saya dibandung, margahayu, mau coba fulan, tapi kok gak dapat siarannya ya, padahal setting udah betul, antenna juga udah betul. tetapi pas cari saluran gak nemu euy, dia gak nyimpan salurannya. kira-kira ada masalah nya dimana ya pak? tau gak?
makasih