Jalur yang ditinggalkan…

Ingat film the Cars? salah satunya diceritakan tentang suatu kota yang kemudian kehilangan gairahnya karena tidak lagi dilalui jalan lintas daerah setelah jalan Tol dibangun tanpa melewati kota tersebut. Terinspirasi film ini saya sangat ingin napak tilas melalui jalur-jalur yang kemudian mati karena pembangunan jalan Tol, yang langsung membuat jalur tersebut sepi dari para pengembara. Salah satunya adalah jalur Padalarang – Purwakarta (Jati Luhur).

Sebenarnya tidak saya sengaja untuk napak tilas jalur Padalarang – Purwakarta sekarang ini, awalnya saya hanya dalam perjalanan pulang ke Cikarang dari rumah keluarga di Cianjur, namun saat sampai di pertigaan Padalarang, dan kondisi sangat ramai, saya memutuskan malas untuk masuk tol dari Pintu Tol Padalarang, dan memilih sedikit melalui jalan lama Bandung-Cikampek dulu dan rencananya masuk melalui pintu Cikamuning (Cimareme)… setelah agak jauh baru saya sadar bahwa Pintu Tol Cikamuning hanya menyediakan exit dari arah Bandung dan tidak ada akses masuk ke jalan Tol (nggak tahu apa maksud jasa marga bikin exit ini).

Apa lacur, males balik lagi ke Padalarang, akhirnya saya putuskan napak tilas jalur jadul Padalarang – Purwakarta ini, sekalian melihat keadaan seperti apa sekarang jalur ini setelah ada Tol Cipularang, karena semenjak tol ini dibuka maka praktis saya nggak pernah lagi lewat jalur ini kalo menuju dan pulang dari Bandung ke Cikarang.

Tujuan pertama adalah mencari Rumah Makan Nasi Timbel yang mana dulu hampir selalu kami mampiri kalau lewat jalur ini, kami ingin melihat bagaimana keadaan keramaiannya sekarang.

ada yang pernah makan di rumah makan ini?

Di sepanjang jalan, bayangan saya tentang jalur mati sepertinya hampir jadi kenyataan, rumah makan dan toko oleh-oleh yang biasa jadi tempat istirahat bis AKAP atau ADAP sudah banyak yang tutup, sebagian bahkan sudah literally ambruk bangunannya, yang masih agak hidup tingal warung-warung dimana biasa para awak truk berhenti makan dan istirahat.
Bagaimana dengan Rumah Makan Nasi Timbel yang saya maksud?

Sesampai di daerah yang dimaksud, saya lihat bangunannya masih ada, walau sangat sepi, cuman ada satu-dua mobil yang parkir, syukurlah usaha mereka masih jalan. Sehubungan sudah jam lapar, maka kita putuskan saja untuk mampir dan bernostalgia akan sibuknya rumah makan ini di waktu lalu, dan sekarang beginilah suasana di dalam rumah makan tersebut….

suasana sepi pengunjung di dalam rumah makan

…sangat sepi, nyaris hanya kami saja tamunya, makanan yang disediakan pun hanya sedikit, tidak seperti jaman kejayaannya dulu. Namun mudah-mudahan ini hanya dugaan kami, makanan tinggal sedikit karena kami datang sudah menjelang hari gelap. Mudah-mudahan itu hanya sisa dari makanan yang sebelumnya berlimpah di siang hari yang habis karena ramainya pembeli.

Tol Cikampek – Cirebon sedang dalam tahap pembangunan sekarang, saya tidak tahu apa yang akan terjadi dengan keramaian jalur pantura nanti, akankah menjadi jalur mati juga? Bagaimana dengan rumah makan besar dan tempat istirahat yang berjajar sepanjang jalur ini? Akankah mereka kehilangan pangsa pasar dan diganti dengan menjamurnya Rest Area – Rest Area sepanjang jalur Tol? Atau akankah mereka mendapat prioritas lokasi usaha di Rest Area bila mereka menginginkan memindahkan usaha?

Kita lihat saja nanti.

5 thoughts on “Jalur yang ditinggalkan…

  1. betul pa semenjak ada Jalur CIPULARANG jalur ini selalu sepi
    saya pulang kampung ke CIMAHI lewat situ sambil nge gas motor .

  2. Ini adalah ekses dari sebuah pembangunan!
    Saya pun merasakan hal yang sama pada saat pergi ke Bandung melewati jalur Puncak. Dari mulai pertigaan Gadog hingga Cipanas, kemacetan dan kepadatan lalu lintas yang kita rasakan. Namun, selepas Cipanas, yang kita lihat adalah jalanan yang sepi dan tempat-tempat usaha yang kosong tanpa pengunjung, dengan sebagian di antaranya sudah mati.

    Cianjur yang dulunya selalu ramai dan menjadi kota perlintasan arus kendaraan dari Jakarta menuju Bandung dan sebaliknya, serta terkenal dengan oleh-oleh manisannya, kini terasa sepi, lengang, dan pucat bagaikan kehilangan ruhnya. Para pengusaha kuliner yang dulunya sering panen pada saat weekend, sekarang menanti dengah harap-harap cemas kendaraan-kendaraan yang lewat di depan tempat usaha mereka. Sedikit yang melintas, dan sangat sedikit yang mampir.

    Apakah pemerintah dan pengembang jalan tol itu sudah memperhitungkan hal seperti ini?
    Kemungkinan besar tidak! Pikir mereka, yang penting modal segera kembali, jalan tol yang mereka bangun selalu dipenuhi oleh kendaraan. Perkara banyak pengusaha daerah yang gulung tikar karena ditinggalkan oleh para pengguna jalan karena beralih ke jalan tol, bukan urusan mereka.

  3. Pengalaman yang sama pernah saya alami tapi pada saat itu saya mampir di Panglejeur Restoran Kebun Teh yang ada disekitar Cikalong Wetan. Dulu tempat peristirahatan ini sangat sibuk dan menarik untuk disinggahi selain ada Masjid untuk Sholat, Rumah makan untuk mengisi perut dan yang paling seru buat saya adalah kebun teh-nya. Setiap kemari saya pastikan masuk area kebun Teh yang ada di belakan Pabrik pengolahan Karet yg sudah berdiri sejak thn 1925. BangunaN Belanda tersebut masih terawat dengan baik walaupun gak ada aktivitas. Namun saat ini Panglejeur hanya sebatas tempat singgah yg sepi dan terasa gersang karena sepi pengunjung……..

  4. Setiap anak2 di rumah putar film Cars, saya juga pasti terbayang jalur purwakarta dan cianjur…. seperti apakah jalur itu sekarang? Apakah sudah sunyi sepi dan penduduknya kehilangan mata pencaharian?
    Dulu, setiap ke bandung, kalo gak lewat cianjur pasti lah lewat purwakarta… terbayang manisan dan beragam oleh2nya, terbayang tape2 menggantung, keramik2 berjajar, dan tentu sholat di mesjid kebun teh itu…
    Tks buat sharing pengalaman temen2 yg sekarang masih berkesempatan lewat jalur2 itu… Sedih banget ya…
    Tapi, termasuk saya sendiri juga tak pernah lagi melintas disana, kalo ke dan dari bandung, ya pasti lewat tol cipularang….
    Ah.. ternyata benar bayanganku, jalur tsb bagaikan route 66 yg tervisualisasi dg bagus lewat film Cars…sayup2 suara Mick Jagger melantunkan lagu sixty six…..

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>