Pernahkah anda mengalami tidak bisa mengunci atau membuka kendaraan dengan menggunakan remote alarm? Jangan panik dulu, kebanyakan penyebabnya adalah hal biasa saja dan belum tentu ada kerusakan berat pada perangkat kunci alarm kendaraan anda.
Saya menginventarisasi setidaknya ada 4 penyebab kegagalan remote alarm, mari kita buka satu-satu.
Penyebab pertama adalah ada kemungkinan interferensi frekwensi harmonic di lingkungan tempat kendaraan kita diparkir dengan frekwensi signal radio yang dikeluarkan oleh remote kita. Solusinya kadang kita harus sangat mendekat pada receiver signal radio di kendaraan kita, atau kita harus memindahkan kendaraan kita ke tempat yang lebih bersih dari interferensi signal radio. Artikel lebih lengkap bisa dibaca di sebuah blog berisi tips and trik automotive.
Penyebab ke dua, ini adalah hal yang paling sepele, unit remote kita kehabisan catu daya karena sudah cukup lama dipakai, bahkan casing luarnya kadang sudah lecek. 
Sangat sederhana, namun tak jarang orang kebingungan untuk memperbaikinya dan memilih menghubungi bengkel yang tentunya akan mematok tarip yang tidak semurah bila kita melakukannya sendiri alias Do It Yourself atau sering kita dengar disingkat menjadi DIY. (bukan Daerah Istimewa Yogyakarta ya…)
Mari kita mulai DIY ini…
Gejala habis battery sangat mudah dikenali dengan melihat LED indicator pada unit remote, bila battery masih memadai, maka saat tombol ditekan, LED akan menyala dan bila battery sudah lemah maka LED tidak menyala atau meyala redup….
Mari kita buka remote ini, tidak usah ragu-ragu, terutama untuk remote yang dibuat oleh pembuat accessories (walau datang sebagi kelengkapan standard kendaraan baru) yang berfungsi sangat sederhana sebagai pengaktiv/penonaktiv alarm dan pembuka kunci pintu kendaraan.
Untuk remote yang lebih kompleks, atau dari kendaraan mewah, atau yang terintegrated dengan kunci, maka saya tidak menyarankan untuk melakukan DIY.
Kebetulan remote yang akan kita bongkar adalah remote yang sangat umum ditemui, yaitu salah satunya digunakan sebagai accessories bawaan baru kendaraan Toyota Avanza.
Kita akan memerlukan obeng philip kecil untuk membukanya.
Setelah sekrup terlepas, maka unit remote bisa kita buka. Jangan lupa simpan sekrup di tempat yang aman supaya tidak terselip dan hilang.
Terlihat sebuah PCB dengan rangkaian elektronik yang dicatu oleh sebuah battery berbentuk silinder, mari kita lihat spesifikasi battery tersebut.
Dari pengalaman, battery jenis ini kadang bertahan sampai 2 tahun untuk pemakaian normal, biasa juga digunakan dalam unit remote untuk wireless doorbell.
Ternyata kecil-kecil battery berkode 27A ini memiliki voltage sebesar 12V.
Battery jenis ini masih umum ditemui di toko kebutuhan listrik, accessories komputer atau kadang tersedia juga di supermarket,
salah satunya dengan merek yang sama dengan bawaan unit remote.
Harga sebuah battery tersebut tidak lebih dari Rp 5.000,–
Ganti battery dengan yang baru, perhatikan kutub positip negatip supaya terpasang dengan tepat, pasang lagi casing unit remote dan kencangkan sekrup yang tadi kita lepas… mudah-mudahan tadi sekrupnya tidak terselip jatuh dan hilang
Dan Taraaaaaammmmmm…. Remote kembali berfungsi…. Selamat mencoba.
(bersambung…. Episode berikutnya: Remote tidak berfungsi karena kegagalan Microswitch)




Tambahan, ada juga yang menggunakan batere kancing.
Kalau jarak pengaktifan remote makin dekat (dari yang biasanya jarak jauh saja kita bisa mengaktifkannya) itu tanda baterenya sudah mulai melemah. Sebaiknya kita sediakan terlebih dahulu batere cadangan supaya kalau suatu saat benar-benar mati kita sudah siap untuk mengganti baterenya.
Jangan sampai pas mati kita sedang berada di kampung yang jauh dari mana-mana
Pingback: (D.I.Y.) Remote Alarm Kendaraan Tidak Berfungsi? Bagian 2: Microswitch Yang Lelah